IPB

Badge Image-IPB

Kamis, 25 Februari 2016

Perilaku Konsumen

Martinus Bintang Pamungkas
 
Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (www.psp.fpik.ipb.ac.id)
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (www.fpik.ipb.ac.id)
Institut Pertanian Bogor (www.ipb.ac.id)

Kuliah Perilaku Konsumen IKK 233 (Consumer Behaviour Class)

Department of Family and Consumer Science (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
College of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Bogor Agricultural University (www.ipb.ac.id)

Prof Dr Ir UJANG  SUMARWAN, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, www. Ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md djamaluddin, MSc

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.
 
Kuliah Senin Pagi 15 Februari 2016
Kata “konsumen” sering dikaitkan dengan pelanggan, pembeli, pengguna, pengambil keputusan, barang, jasa, menawar, mencari informasi, persepsi, sikap, motivasi, dan lain-lain. Motivasi dan kebutuhan yang menjadi pendorong konsumen untuk melakukan tindakan konsumsi untuk memehuni kebutuhanya baik jasmani maupun rohani. Konsumen adalah seseorang atau sekelompok orang yang melakukan pembelian atau konsumsi terhadap barang atau jasa sehingga diperoleh bahwa perilaku konsumen adalah perilaku dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka. Konsumen dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu, konsumen individu dan konsumen organisasi. Konsumen Individu menggunakan barang dan jasa untuk pribadi (dirinya sendiri), anggota keluarga, atau hadiah. Sedangkan konsumen Organisasi menggunakan barang dan jasa-jasa lainnya untuk menjalankan kegiatan organisasi. Proses keputusan konsumen dalam mengkonsumsi produk dan jasa dipengaruhi tiga faktor utama, antara lain kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan, faktor individu konsumen, dan lingkungan baik dari segi sosial maupun fisik.
Motivasi adalah keinginan dari konsumen untuk membuat keputusan untuk melakukan sesuatu. Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan konsumen. Kebutuhan muncul karena konsumen merasakan ketidaknyamanan antara yang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan. Kebutuhan yang dirasakan konsumen dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor manfaat. Faktor pendorong ada dua yaitu kebutuhan primer (kebutuhan untuk mempertahankan hidup) dan kebutuhan sekunder (kebutuhan yang muncul sebagai respon terhadap lingkungan dan budaya). Faktor manfaat juga ada  dua yaitu kebutuhan utilitarian (kebutuhan karena manfaat fungsional dan karakteristik objektif produk) dan kebutuhan ekspresif/hedonik (kebutuhan yang bersifat psikologis untuk memenuhi tuntutan sosial dan estetika seperti rasa puas, gengsi, emosi dan perasaan). Maslow mengemukakan tentang teori kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingannya mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan ego, dan aktualisasi diri. Manusia berusaha memenuhi kebutuhan tingkat rendahnya terlebih dahulu sebelum memenuhi kebutuhan yang tinggi. Dua aplikasi penting dari teori motivasi adalah Segmentasi dan Positioning.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar